Selasa, 28 Desember 2010

SYTYCD Fox's dance series

Beberapa bulan belakang ini aku sedang tergila-gila berat dengan seri SYTYCD (So you think you can dance) sebuah acara televisi Amrik yang seperti American Idol tapi versi menarinya. Produser kedua acara ini sama, dan di televisi yang sama acara tersebut di putar di sana. Bahkan aku memutar acara ini berkali-kali, aku menyukai penari2 di season 4 dan season 7.

Memang dibandingkan dengan American Idol, SYTYCD tidak sepopuler AI, tapi aku menyukai series ini karena bagi aku pribadi, menyanyi sudah terlalu banyak ajangnya tapi untuk spesial acara tari menari aku pikir tidak terlalu banyak. Kalo digabung dengan keahlian lain seperti acara America Got Talented, X Factor, dll sudah banyak kita lihat. Terlebih lagi acara ini mengharuskan orang-orang yang memang bisa menari tapi harus menari genre yang berbeda, tidak kebayang deh gimana susahnya.

Aku dulu waktu kecil pernah belajar menari dan gymnastik, dan aku tahu sekali gimana susahnya menari itu dibutuhkan kelenturan tubuh yang luar biasa apalagi jika belajar gymnastik lebih lagi dibutuhkan ketahanan fisik. Sayang dulu aku males sekali melakukan hal itu, mamaku pernah ngelesin aku menari Bali, kata guruku tangan dan tubuhku terlalu lemah gemulai tidak bertenaga spt yg dibutuhkan oleh seorang penari Bali, mungkin lebih cocok menari Jawa...hehehe... aku pikir menari Jawa juga dibutuhkan kekuatan kaki dan tulang belakang terutama pinggul untuk menahan gerakan tubuh. Gymnastik aku pernah melakukan senam dengan palang sejajar dan berayun dengan tangan, masih teringat oleh aku ketika aku kebanting gara-gara melakukan salto dan beberapa kali kepalaku benjol akibat terbanting karena arah salto yang seharusnya ke mantrasnya eh malah ke lantai...hehehhee. Belum lagi tangan terkilir kita salah melakukan gerakan tubuh.

Dan ketika aku melihat acara ini di dvd dari seri pertama sampai seri ke tujuh aku melihat bagaimana ketahanan fisik dan kemauan keras disertai kecerdasan dari penari untuk melakukan gerakan2 tari yang menurut aku benar-benar dibutuhkan stamina yang prima. Aku sungguh menganggumi mereka semua dan salut sekali dengan kerja keras dan kemauan mereka untuk belajar. Tapi ada beberapa orang tidak menyukai acara ini dikarenakan mereka bilang apaan ni acara hanya menari itu itu saja, kontempor, hip hop, disco, jazz, ballroom ga ada yang lain. Aku balik bertanya apa beda dengan orang yang bernyanyi dengan lagu yang sama hanya beda orangnya saja, yah ini sama mungkin gerakan2 dasarnya sama tapi jika diperhatikan benar-benar akan keliatan bedanya setiap orang yang menarikannya.

Seperti seorang penari balet yang menarikan kontempor akan berbeda hasilnya dengan penari kontemporer sesungguhnya walau bila diliat sepintas akan keliatan sama tidak ada bedanya. Tapi bagi aku tetap terliat bedanya, kekuatan di kaki para penari balet lebih kokoh dibandingkan penari kontemporer, tapi dari segi kelenturan penari kontempor lebih baik dari penari balet. Bisa kita liat lagi dari dari dasar seorang penari kontempor menarikan hip hop akan berbeda dengan seorang penari ballroom menarikan tarian yang sama. Sungguh sebuah acara menurut aku sangat enak untuk dinikmati, aku banyak belajar dari acara ini yang tadinya ga ngerti apa bedanya hip hop dengan breakdance sekarang aku sudah bisa bedakan sedikit2, ato bedanya tarian jazz dengan kontemporer. Belum lagi liat tarian ballroom ya ampun hehehhe.. struktur badan benar2 diperhatikan sekali, setiap aku mendengar tarian Quick step dan paso doble, aku selalu saja penasaran seperti apa penampilan para penari tersebut karena ini benar-benar tarian yang susah sekali bagi yang tidak pernah melakukannya..:)

Kekuatan, ketahanan dan kemauan para penari patut diancungi jempol, yang pria banyak melakukan lifted alias angkat mengangkat, dan yang perempuan harus mempunyai adrenaline yang kuat karena siap utk dilempar, ditarik dan dibanting serta ditangkap...wkakakakkaa... Memang terlihat mudah saat mereka lakukan tapi aku yang pernah menjalaninya walau hanya sebentar tahu sekali betapa susahnya hal yang terliat mudah itu untuk dilakukan dibutuhkan latihan serius yang terus menerus dan siap untuk sakit serta kemauan keras agar bisa berhasil dilakukan. Mereka juga harus latihan pernafasan agar nafas mereka tidak habis sesudah melakukan 1 tarian, padahal notabene mereka melakukan tarian itu hanya 5 menit lebih tapi kita liat setelah mereka menari nafas mereka seperti mereka berlari kencang dalam jarak pendek, bisa dibayangkan betapa kuatnya sebuah tarian itu :)

Aku selalu menyukai bagian audisinya, setiap aku stress aku suka menonton acara audisinya karena benar2 lucu dan menghibur serta mengagumkan menurut aku... Banyak penari yang memang dasarnya sudah jelek berani malu untuk tampil tapi mereka tetap percaya diri saja, padahal aku yang menonton aja merasa malu banget liatnya...wakakkakaka.. Tapi banyak juga penari bagus yang gagal untuk terpilih sebagai salah satu peserta acara, seperti kata pepatah China "diatas langit masih ada langit lagi"...

Ada beberapa peserta yang aku liat beberapa kali ikut audisi tapi tetap gagal, ada yang berubah semakin bagus tapi ada juga yang tidak ada kemajuan dan ada juga yang semakin jelek. Saat aku melihat mereka menari aku jadi berpikir kenapa para prianya bisa menari begitu keliatan jantan walau sebagian besar dari mereka "gay" tapi penari Indo yang prianya gayanya maaf bicara agak lemah gemulai kayak perempuan ? Aku selalu membanding-bandingkan mereka setiap aku liat ada tarian pengiring di televisi, ingin rasanya aku mengatakan pada mereka yang jantan donk kalo menari walau loe itu gay...wakakkakkaa...

Aku juga kepengen para penari di Indonesia ini berjaya dan menjadikan itu lahan kerja yang baik bagi orang Indonesia, karena penduduk kita segini banyaknya tapi lahan kerja belum tercukupi secara memadai mungkin dengan adanya acara2 tersebut bisa merekrut orang-orang Indonesia untuk mendapatkan penghasilan yang halal di bidang yang memang mereka menyukainya. Tapi memang sayang lahan kerja yang satu ini tidak sepopuler jadi penyanyi di Indonesia, bahkan dari mendengar dan membaca kisah hidup para penari di Indonesia banyak diantaranya berpenghasilan lebih kecil dari buruh pabrik. Yah mungkin sekarang sudah lebih baik dari sebelumnya tapi tetap saja masih belum dihargai seperti lahan kerja penyanyi.

Mudah-mudahan saja semakin ke depan lahan kerja sebagai penari bisa tumbuh subur dan lebih dihargai dari sebelumnya. Terbukti banyak acara di tv mencari bakat memberikan kesempatan juga kepada para penari untuk berkembang jauh dan lebih baik walau belum dikelola dengan lebih profesional lagi tapi lumayan baik. Mungkin karena minat orang Indonesia lebih ke arah lahan yang menghasilkan duit banyak maklum perekonomian kita memang belum membaik, jadi banyak orang yang berlomba-lomba mencari "lahan basah" untuk kepentingan diri sendiri....hehehhehe...

So teman-teman jika bosan meliat dvd seri korea, mandarin, dan barat, boleh coba untuk nonton seri SO YOU THINK YOU CAN DANCE ini seru juga meliat para penari tersebut menari dan dikritik oleh juri. Dan cobalah meliat ini dari sudut pandang yang beda dengan kita nonton serial sinetron, korea, dll mungkin dari sini kita bisa mendapatkan sesuatu yang berbeda untuk diri kita sendiri...:)

 Oya aku bukan promosi acara ini yah, hehehhee, aku secara pribadi meliat ada sesuatu positif yang tersirat ingin disampaikan oleh produser acara ini. Mungkin kalian bisa menangkapnya dan berbeda hasil tangkapannya dari aku so.... enjoy it and have fun ....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar